TEKNIK MEMPERPANJANG NAPAS SAAT ADZAN DAN TILAWAH
Saya akan menjelaskan mengenai bagaimana cara bernafas panjang pada saat bertilawah dan adzan. Biasanya orang-orang mengeluhkan Bagaimana cara bernafas lebih panjang dan cengkok lebih banyak pada saat adzan ataupun tilawah.
Saya akan membahas mengenai bagaimana teknik pernapasan yang baik untuk adzan maupun tilawah. Berikut penjelasannya :
1. Olahraga
Olahraga merupakan aspek yang paling penting pada saat kita belajar tilawah maupun adzan. Karena pada saat azan kita dibutuhkan pernapasan yang kuat sedangkan pada saat olahraga kita melatih nafas supaya stabil dan efek yang lainnya adalah kesehatan kita itu akan bertambah. Pada saat kita memiliki kesehatan yang baik maka suara kita pun akan baik juga, terlebih lagi untuk adzan maupun tilawah.
2. Pernapasan Perut
Pada saat kita menggunakan pernapasan dada maka suara yang kita hasilkan itu pendek dan lebih cepat capek karena pernapasan dada memiliki ruang yang sempit dibanding dengan pernapasan perut. Maka itulah Mengapa pernapasan perut digunakan untuk melantunkan adzan maupun tilawah. Kita mengatur nafas dengan diafragma perut dan menyimpannya di bawah diafragma lalu kita simpan dan kita tahan. Cobalah teknik berikut untuk menambahkan kemampuan Bernafas saat adzan maupun tilawah.
3. Mengolah Suara
Teknik suara juga mempengaruhi dalam pengaturan nafas ketika kita ingin memiliki adzan yang panjang maka dibutuhkan pengolahan teknik yang baik. Bagaimana teknik suara yang baik ataupun yang dapat menghasilkan nafas lebih panjang, yaitu dengan sedikit menekan suara pada area tenggorokan dan juga menggunakan suara tidak terlalu berlebihan Maksudnya kita dapat mengontrol suara, keluar masuknya suara, dan makhorijul huruf pada adzan maupun tilawah terutama huruf hams.
4. Rutin Latihan
Rutin latihan merupakan kunci yang paling Mustajab dari kunci-kunci yang lain, istilahnya kunci yang lain merupakan faktor pendukung bukan faktor utama dalam memperpanjang nafas saat adzan maupun tilawah. Intensitas latihan yang baik minimal 1 hari kita mengeluarkan suara dan melatih nafas jangan selalu dikeluarkan karena dapat merusak suara dan membuat capek suara.
Mungkin segitu dulu guys pengalaman saya..
Penulis : Muhammad Fikri Amin

0 komentar